Kendaraan bermotor  telah lama menjadi salah satu sumber pencemar udara di kota – kota besar di dunia. Gas – gas beracun dari jutaan knalpot setiap harinya menimbulkan masalah serius di banyak negara. persentase sumber polutan yang berasal dari alat transportasi kendaraan bermotor didominasi oleh karbonmonoksida (70,5%) dan hidrokarbon dan partikel (20%) . Perkiraan persentase ini apabila gas buangan dari corong knalpot dianggap memenuhi persyaratan pembakaran yang benar. Bila gas buangan yang keluar dari knalpot terutama dari mesin disel berupa asap tebal dan berwarna hitam, dapat dikatakan bahwa persentase hidrokarbon dan partikel jauh lebih besar. Semua gas – gas pencemar seperti karbon monoksida, nitrogen  oksdida. Belerang oksida dan hidrokarbon dapat menimbulkan masalah serius pada kesehatan seperti gangguan pernapasan, kanker, menurunkan tingkat kecerdasan, hingga mengakibatkan kematian. Untuk itu diperlukan penanganan yang serius salah satunya dengan teknologi katalitik filter.

Katalitik Filter adalah suatu alat untuk mereduksi emisi gas buang mesin diesel menjadi gas yang relatif lebih aman. Alat ini ditempatkan pada saluran gas buang buang untuk mengurangi emisi partikulat dari mesin diesel, selain itu alat ini mampu menghilangkan emisi partikulat yang mengendap pada saluran gas buang. Ada dua tahapan cara kerja dari alat ini. Pertama, filtrasi materi partikulat, artinya penyaringan gas buang sehingga mengendap. Kedua, oksidasi dengan katalis, artinya pembakaran dengan menggunakan katalis supaya pembakaran terjadi pada kondisi gas buang.

Katalitik Filter ini bisa bekerja 600 ribu kilometer, tapi itu tergantung dari kendaraannya sebab setiap kendaraan memiliki karakteristik pada gas buangnya masing – masing. Karena itu, jenis kendaraan akan berpengaruh pada efektivitas penggunaan alat itu sendiri. Untuk mesin yang tua, jumlah partikulat per detik jauh lebih tinggi dibandingkan kendaraan baru. Jika alat ini bekerja dengan baik, maka dapat menghilangkan 98% partikulat dari gas buang mesin diesel, tetapi persoalan akan lain jika alat ini tidak bekerja dengan baik, misalnya oksidasi tidak berlangsung sesuai dengan yang diharapkan, maka akan terjadi pemborosan bahan bakar, atau bila penyaringan tidak sempurna, akan menimbulkan pemampatan pada saluran gas buang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here