Berikutnya terdapat tipe mercedes indonesia C250 CGI yang diposisikan sebagai pengganti C230 sebelumnya. Uniknya, ia menggunakan mesin 1.8 liter seperti pada C200 CGI. Hanya saja, mesin ini diracik dengan mapping pengapian yang berbeda sehingga outputnya turut melonjak menggapai angka 201 HP pada 5.500 RPM dan torsi 310 Nm pada 2.000 hingga 4.300 RPM. Outputnya kurang lebih sama seperti tipe E250 dalam keluarga E-Class karena mesinnya serupa. Terakhir, pabrikan logo bintang tiga asal Eropa turut menyediakan varian tertinggi di masa facelift melalui tipe C300, menggantikan posisi C280. Berbeda dari kedua tipe di atas, tipe ini masih mempertahankan mesin V6, mengusung kapasitas 3.0 liter bahkan outputnya juga masih sama seperti C280, yakni 228 HP pada 6.000 RPM dan torsi hingga 300 Nm pada 2.500 RPM.

Jadi, mercedes indonesia ini hanya mengganti nama C280 menjadi C300 tanpa adanya perubahan dari sektor dapur pacu. Banyaknya varian dan tipe berdasarkan paket penjualan menjadikan para calon konsumen lebih leluasa untuk memilih sesuai kebutuhan dan budget yang tersedia. Dimana perbedaan setiap tipe ada pada pilihan mesin sesuai output yang dihasilkan sedangkan trim atau level menawarkan paket dan fitur dengan teknologi berbeda. Dalam hal kenyamanan, semua tipe mampu mengakomodir kenyamanan yang relatif sama. Kenyamanan mobil ini tidak usah diragukan lagi, kualitas interior dengan segudang fitur canggih akan membuat Anda lebih percaya diri ketika melakukan perjalanan baik di dalam kota ataupun ke luar kota. Selain itu, citra C-Class juga sangat lekat bagi para eksekutif muda yang menyukai kemewahan sebuah sedan kompak tanpa menggunakan jasa supir pribadi.

Selama ini image mercedes indonesia terkenal akan kenyamanan berkendara dengan mengorbankan segi handling. Namun seiring hadirnya varian W204, image ini mampu dipatahkan karena ia memiliki pengendalian yang terbilang jauh lebih baik dan sangat kontras dari para pendahulunya. Seluruh feedback para pengguna C-Class lawas ditampung guna merekayasa kembali sektor handling agar dapat menyajikan sensasi fun to drive. Dalam hal ini, Mercedes berhasil dimana W204 mampu menyajikan sensasi mengemudi yang baik, hanya saja image pengendalian dari BMW masih terlampau kuat untuk dikalahkan.