keluarga bahagia
keluarga bahagia

Setiap ibu pasti menginginkan keluarga yang bahagia, namun bingung ingin memulai dari mana terlebih dahulu. Tanpa kita sadari, untuk menciptakan keluarga bahagia dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana terlebih dahulu.

Keluarga yang bahagia ternyata berdampak pada perkembangan atau tumbuh kembang si kecil, langsung saja. Berikut ini 4 hal yang dapat ibu lakukan untuk menciptakan keluarga yang bahagia, yaitu:

1. Kebersamaan

Kesibukan masing-masing anggota keluarga memang tidak dapat dihindari, namun sebaiknya demi terciptanya keluarga bahagia seluruh anggota keluarga bekerja sama dan meluangkan waktu untuk berkumpul bersama. Contoh dari kebersamaan ini juga sangat sederhana, misalnya dengan memberikan peraturan wajib untuk mengikuti makan bersama setiap makan malam, menonton TV bersama, bermain bersama atau hanya sekedar ngobrol santai bersama.

keluarga bahagia
                                                                    keluarga bahagia

2. Bertukar Cerita

Bertukar cerita sangat dianjurkan untuk membentuk keluarga bahagia, bagaimana tidak, kunci dari keluarga yang bahagia adalah komunikasi yang baik dan sehat antar anggota keluarga. Masing-masing keluarga bebas dan tidak sungkan untuk berbagi cerita akan menciptakan keluarga harmonis. Suasana yang harmonis akan membuat seluruh anggota keluarga nyaman termasuk si kecil yang meskipun dianggap belum mengetahui apapun. Aura positif pada keluarga harmonis akan membentuk kepribadian si kecil.

3. Memberi Pujian

Meskipun terdengar sepele, namun memberi pujian kepada anggota keluarga memang patut dilakukan. Pemberian pujian kepada anggota keluarga yang melakukan hal positif akan membuat anggota keluarga merasa dihargai dan diapresiasi. Termasuk si kecil, jangan lupa untuk memberikan pujian kepada si kecil jika si kecil berhasil mengerjakan tugasnya. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri si kecil.

4. Meminta Maaf dan Saling Memaafkan

Meminta maaf dan memaafkan merupakan kebiasaan positif yang selalu ada pada keluarga yang bahagia dan harmonis. Ajarkan pada si kecil untuk meminta maaf secara tulus, bukan hanya sekedar perkataan ‘maaf’ saja. Permintaan maaf harus disertai dengan perubahan sikap yang lebih baik.

Keluarga memiliki kebiasaan sikap masing-masing, pastikan keluarga Ibu memiliki kebisaan positif ya! Karena hal ini akan mendukung dalam menciptakan keluarga yang bahagia.