pinjaman bpkb mobil
pinjaman bpkb mobil

Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil adalah buku yang dikeluarkan sebagai bukti kepemilikan kendaraan mobil. Buku ini diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri atau Satlantas ketika seseorang membeli mobil baru. Tidak hanya sebagai bukti kepemilikan mobil saja, BPKB bisa Anda manfaatkan untuk mengajukan pinjaman dana. Saat ini sudah banyak bank atau perusahaan pembiayaan yang menyediakan produk pinjaman BPKB mobil untuk memenuhi kebutuhan dana cepat masyarakat.

Anda boleh mengajukan pinjaman dana dengan jaminan BPKB mobil jika memang membutuhkannya. Namun Anda juga harus ingat bahwa dana yang cair perlu dialokasikan atau dikelola dengan baik sehingga pinjaman lebih efektif. Mengelola dana pinjaman jaminan BPKB mobil juga membantu Anda menghindari keadaan buruk pada keuangan di masa depan. Langsung saja, berikut ini ulasan selengkapnya mengenai tips mengelola dana pinjaman:

pinjaman bpkb mobil
pinjaman bpkb mobil

Pakailah Dana Pinjaman Sesuai Kebutuhan

Pinjaman BPKB mobil biasanya memberikan plafon yang cukup tinggi sehingga dana yang Anda dapatkan juga cukup besar. Beberapa perusahaan pembiayaan seperti BFI Finance bahkan memberikan plafon pinjaman hingga 80% dari nilai kendaraan Anda. Meskipun mendapatkan dana segar yang cukup besar, namun Anda harus memakai dana tersebut sesuai kebutuhan. Apabila kebutuhan Anda hanya sebesar Rp 50 juta maka gunakan dana tersebut sesuai perencanaan di awal sebelum mengajukan pinjaman.

Jangan Hamburkan Sisa Dana Pinjaman

Karena plafon yang tinggi, mungkin Anda akan mendapatkan sisa dana yang cukup besar. Entah itu besar atau kecil, Anda tetap tidak boleh menggunakan sisa dana untuk hal yang konsumtif atau tidak terlalu penting. Ingat bahwa sisa dana tersebut adalah pinjaman yang harus Anda cicil setiap bulannya. Bijaklah dalam mengatur keuangan dan menentukan prioritas kebutuhan.

Investasikan Sisa Dana Pinjaman

Jika Anda mendapatkan sisa dana yang cukup besar, investasi merupakan jalan terbaik untuk dilakukan. Ada cukup banyak jenis investasi yang memiliki risiko rendah, misalnya seperti deposito, emas, atau reksa dana. Menggunakan sisa dana pinjaman untuk investasi jauh lebih bermanfaat dibandingkan hanya menyimpan dana begitu saja.

Hal ini juga bisa membantu Anda untuk menghindari perilaku konsumtif dengan sisa uang pinjaman. Selain diinvestasikan, Anda juga bisa menggunakan sisa dana pinjaman untuk usaha. Jika usaha Anda berhasil dengan baik, keuntungan yang didapatkan bahkan bisa digunakan untuk membayar cicilan setiap bulannya.

Tutup Kredit Secepat Mungkin Jika Memungkinkan

Cara terbaik untuk menyehatkan keuangan adalah dengan menutup utang yang dimiliki. Oleh sebab itu, apabila Anda memiliki dana yang lebih maka sebisa mungkin tutup hutang kredit terlebih dahulu. Namun sebelumnya, pastikan bahwa perusahaan pembiayaan memang mengizinkan Anda untuk menyelesaikan cicilan sebelum pinjaman berakhir. Pasalnya, ada perusahaan yang mengharuskan debitur untuk menyelesaikan pinjaman hingga jangka waktu kredit habis. Apabila Anda menutup pinjaman sebelum waktu tersebut maka akan diberikan penalty.

Itulah tips mengelola dana pinjaman BPKB mobil yang bisa Anda ikuti. Dengan melakukan tips di atas maka kemungkinan kredit gagal akan jauh lebih kecil. Pasalnya, Anda bisa memanfaatkan dana pinjaman dengan baik sesuai kebutuhan. Sekarang saatnya Anda memilih produk pinjaman jaminan BPKB mobil yang sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai rekomendasi, Anda bisa mengajukan pinjaman di BFI Finance. Perusahaan pembiayaan yang sudah terdaftar OJK ini menghadirkan produk pinjaman jaminan BPKB mobil dengan bunga rendah dan plafon tinggi hingga 80%. Anda juga bisa dimudahkan dengan adanya layanan pengajuan pinjaman secara online. Langsung kunjungi website-nya di bfi.co.id untuk informasi mengenai produk pinjaman jaminan BPKB mobil yang disediakan.